Syair yang Masih Bermakna

Hanya sekedar mengingat
Walau bukan wujud
Hadirmu masih hangat

Masih saja mewangi
Kau tetap mengisi
Kau syair yang bermakna
Tetap ada, entah sampai kapan sirna

Sifatmu aku rindu
Bersahaja
Nyaman, aku ingin lama

Kau ibarat syair
Menulismu aku lega
Kupendam, aku tersiksa
Maka biarkan jemariku berkata
Kau syair yang masih bermakna

Kini…
Begitu sulit menduga
Apakah yang datang cinta?
Setelah semua berbeda
Belum kutemukan rasa yang sama


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.